Perhatian: typo bertebaran, bahasa non baku
Author: Ridha Fatilla
Happy reading
Part 37
June menarik nafas nya dalam dalam, dia berpikir jika ini saat yang tepat untuk menyatakan cintanya pada rose
"Rose...."
"Iya jun...."
"Gue udah lama memendam rasa sama lu" june tak ingin berbasa basi, dia ingin mengungkap apa yang ingin dia rasakan
"Oiya??"
"Iya. Karna itu, gue mau nanya... Lu mau gak jadi pacar gue"
Rose terkejut dengan pernyataan cinta june, dia bahkan tidak pernah berpikir jika june akan menyatakan cinta padanya
"Rose....."
"Iya jun.."
"Gimana?"
"Mmm. Gueee..mm gueee..."
June masih setia mendengarkan jawaban rose"Gue....... Gue mau jadi pacar lo" jawab rose malu malu
Tak bisa dipungkiri bagaimana perasaan bahagia menguasai hati june, bahkan dia sampai menarik rose kedalam pelukannya
"Makasi ya rose.. makasiii" june menitikan airmata bahagia nya
"Hehe iya jun"
June masih mendekap rose, kali ini dia lebih berani mendekatkan wajah nya pada rose yang kini berstatus 'pacar june'
June mulai menghapus jarak antara keduanya, rose ikut memejamkan matanya dan...
"EHEEMMM"
Suara deheman menghentikan keduanya, sontak june dan rose reflek menjauhkan diri. Mereka menatap ke sekeliling namun tidak ada orang. Akhirnya mereka memutuskan kembali ke kelas masing masing
Tanpa mereka sadari sang pemilik suara menatap benci kearah mereka
'cihhh!! Tunggu tanggal mainnya'
.
.
.
.
.
.June kembali ke depan kelas dan melanjutkan hukuman nya. Namun kali ini tidak ada raut kesal dari wajah june, melainkan wajah cerah june yang membuat ibob mulai berspekulasi
"Seneng banget lu dihukum ya"
"Apaan sih. Ganggu aja deh!"
"Gue tebak pasti udah jadian"
"Waaahh. Lu orang pertama yang tau hubungan kamiiii. Jangan gosipin kami ya!"
"Emang lu siapa? Kok harus digosipin?"
"Tolong! Gue lagi gak mau rusak hari bahagia gue!!"
"Yakin gue, Pasti gak bertahan lama!"
Dan terjadi lagi perkelahian antara keduanya
.
.
.
.Bel pulang sekolah berbunyi rose dan june berjanji akan bertemu kembali diruang musik
Saat june tiba, ternyata rose telah terlebih dulu menunggunya
"Jun. Kok lama!!" Kesal rose
"Maaf. Gurunya ceramah dulu tadi. Maaf ya"
"Hmm iyaiya"
June dan rose kembali melanjutkan pembicaraan. dari apa yang mereka obrolkan, june jadi tau jika makanan favorit rose adalah pete, Rose tinggal bersama kakak nya sedangkan orangtuanya menetap di luar negeri. june lebih memilih jadi pendengar budiman karna dia tidak mau membahas keluarga nya
"Jun. Udah telat ni. Pulang yuk!!" Ajak rose sambil menarik tangan june. Namun june kembali menarik rose dan ...
mata rose membulat karna june tiba tiba menciumnya
"itu pertama buat gue" ucap june dan berlari meninggalkan rose untuk menyembunyikan wajah nya yang sudah merah padam.
Sedangkan rose menatap june dengan pandangan yang sulit di artikan#flashback end
Suara tepukan menyadarkan june dari kenangan masa lalu
"Waaaahhhh.. gak nyangka..... Ternyata......" Ucap hanbin menggantungkan kalimat
June terkejut saat melihat ibob dan hanbin didepan matanya
'loh. Rose manaa?? Kok malah duo dedemit yang nongol' batin june
"Ternyata..... Juneeeeeeeee...... Masiiiiiiihhhh..... Cintaaaaaa ... Saamaaaaaaa... Mantaaaaaaan wahahahhahahaha" sambung ibob mendramatisir
Tawa binbob semakin menjadi jadi saat melihat wajah june yang nampak kebingungan
"Kalian kenapa sih?" Akhirnya june buka suara
"Hahaha Kenapa apanya??" Tanya hanbin yang masih tertawa
"Iya. Seharusnya lu yang kenapa monyong monyongin bibir. Untung hanbin ngingatin gue. Kalau gak udah gue kasih sepatu gue ke bibir lu itu"
June diam dan berpikir apa yang terjadi. june belum pikun. Dia jelas mengingat rose membawanya kemari. Tapi kenapa saat dia kembali sadar justru yang terlihat makhluk lain.
"Gak usah bingung jun. Tadi beneran ada rose kok. Cuma pas liat ibob dia langsung ngacir" jelas hanbin
Lagi lagi june kena serangan linglung. Tidak biasanya june seperti ini. Akhirnya binbob sepakat untuk mengajak june jalan jalan agar bisa mengembalikan june yang mereka anggap sedang kesurupan.
"Kita bolos lagi ni?"
"Yoi biin. Semoga gak ada yang niru kita ya"
"Iya bob. semoga."
.
.
.
.
.
.
Binbob membawa june ke pantai.
Kemudian ibob menyuruh hanbin merenung dan berpikir tentang hubungan dia dengan jinan. Ibob sangat berharap binhwan segera baikan, setelah itu dia menarik june ke kursi yang berjejer disekitar pantai"Tunggu bob.. tungguuu.."
"Apaan?"
"Perasaan gue yang galau kenapa hanbin yang dikasih waktu sendiriaaann?????"
"Lu ngomong apa sih"
"YANG GALAU ITU GUE BOB!! G U E! GUEEE!!! BUKAN HANBIIINN" ucap june seraya menunjuk nunjuk dirinya
"Jangan banyak bacod. Duduk sini!!"
Walaupun kesal, june tetap menurut pada ibob
Sementara menunggu hanbin yang menurut june sedang bersemedi, junbob bersantai di kursi pantai, mereka mulai menggoda para gadis yang lewat
"Fiiiiwwwwiiiiitttt" ibob
"Hai cantiiikkk. mau kemana?" June
"Hai juga tampan!!" Balas gadis tersebut dengan suara bass
"Boleh kenal.... Bob bob bob.. banci bob banciiii" ucap june sambil menepuk nepuk ibob namun yang ditepuk june bukan ibob, melainkan bantal
"Ibob Bangsaattttt" teriak june saat menyadari ibob sudah kabur duluan
"Lari juuuunnnnn!!!! lariiiiiiiiiiii!!" balas ibob dari kejauhan
"Loh.. Kalian mau kemanaaaa??? Gak jadi godain eykeeeee????"