ANNIVERSARY GEBETAN PART II

130 25 8
                                    

"Bocil laknat!"

"Purple 💜"

Adegan perebutan permen kiss yang malang masih saja terjadi, makin lama semakin tajam setajam silet

Eh kok malah iklan?

Back topik perebutan permen kiss malang masih berlanjut sampai sampai ada pihak ketiga yaitu, Mikha juga ikut memperbutkan permen kiss malang tersebut

Kita simak dibawah ini

"Jangan maruk raja! mau jadi pengikut Firaun hah?!" garang Risya

"Lagian itu tuh sisa 5 juga! Udah deh buat gue aja syaa" Keukeh raja berusaha membuka genggaman Risya

"Nggak raja" Keukeh Risya mempererat genggaman nya

"Nanggung sya buat gue aja!" Ujar raja Keukeh

Sementara yang lain diam melihat santai perdebatan itu

"Raja! Nggak boleh maksa gitu!" Ujar Risya Keukeh mempertahankan permen yang ada di kepalan tangannya

"Boleh!" Keukeh raja

"Nggak raja nggak boleh!" Keuke Risya

"Boleh" Keukeh raja menatap Risya dengan mata melotot Risya pun sama membalas dengan melotot kan matanya

Sampai sampai Mikha yang sudah jengah pun menggebrak meja

BRAK!

Membuat Risya dan raja menghentikan aktivitasnya dan menoleh ke mikha

"Bacot kalean! udah sini buat gue aja" Mikha berdiri berusaha merebut permen yang ada di genggaman Risya di meja

Jadilah Risya dikeroyok oleh 2 orang membuat Risya kewalahan

"Curang masa 2 lawan 1", decak Risya kewalahan

Mikha menatap raja, raja pun kebetulan menatap balik

"Ayo Kerja sama! Lo dapet 2 gue 3" ujar Mikha

Raja yang mendengar itu tak terima
"Bazeng enak aja! Gue duluan yang rebut dari tadi ! Lo 1 gue 4" putus raja seenak jidat

Mendengar itu Mikha berhenti membuka genggaman tangan Risya dan berdiri tegak menatap raja tajam

"Enak di lo" sengit Mikha

"Iya lah! gue kan raja, dayang harus ngalah sama raja" Sengit raja ikut ikutan berdiri menghadap Mikha dengan meja kantin sebagai pembatasnya

Bedaa lagi dengan Risya yang bersyukur karena mereka tidak lagi memperebutkan permen malangnya.

"kiss yang malang" batin Risya menatap permen nya yang selamat dari rebutan para pengikut Fir'aun.

Mata Risya tak sengaja melirik ke meja kantin di sampingnya dan menemukan geo dan teman teman nya

Risya berbinar melihatnya, lebih tepatnya apa yang ada di layar handphone Geo, huh untung saja sehabis ini free class jadi murid murid bebas.

Risya beranjak berdiri menuju meja kantin Geo mengabaikan Mikha dan raja yang masih saja ribut

"Raja raja entut" cibir Mikha

"Heh! Berani ya Bicara gitu mau raja kurung di penjara bawah tanah hah?!" ujar raja dengan mata melotot

Kembali lagi dengan Risya yang dengan PD-nya duduk di samping Geo ikut melihat video yang ditonton geo

"WAH! Boting wibu ya!" Celetuk Risya berbinar melihat tayangan di handphone tersebut yang menampilkan film Naruto

Membuat geo tersentak kaget dan menoleh

Kamu akan menyukai ini

          

"Ngapain sih sono pergi nanti gue kena sial kalau Deket Lo" usir geo dan melanjutkan acara nonton filmya

Risya yang mendengar itu bukannya tersinggung malah tersenyum sumringah, bodo lah boting mau mengatakan dirinya pembawa sial kek apa kek yang penting nonton Naruto dulu

Nanti kapan kapan ia balas saja mulut geo dengan ia sumpal bola bekel kesayangannya yang sudah lama menganggur

Tangan Risya terulur mendekati telinga Geo membuat geo yang tak sengaja melirik melotot panik

"Eh eh Ngapain Lo" ujar geo saat tangan Risya mendekati telinganya Otomatis Geo memundurkan wajahnya

"Mau ikut nonton" binar Risya dan langsung mencabut earphone Geo dan memasang di telinganya

Mengabaikan tatapan cengo geo dan temannya

"Pfttt anjir hatinya sekuat baja" ujar Nando melihat Risya yanh dikatai pembawa sial bukanya marah malah sumringah

"Mukanya kiyud juga ternyata" ujar Zaid sambil tertawa dan memakan keripik balado nya

"Serasi juga" ujar Veron menarik turunkan alisnya menatap zaid dan Nando bergantian

Mereka bertiga tersenyum penuh arti

Disaat teman teman geo membicarakan dirinya, Geo masih saja cengo melihat Risya yang tiba tiba datang datang duduk disampingnya udah gitu cabut earphone nya lagi

"Ish boting nyalain videonya" decak Risya melihat videonya di pause

Membuat geo tersadar dan sudahlah biarkan saja bocil ikut melihat.

"Ni bocil wibu juga ternyata" batin geo

Geo Menatap Risya disampingnya yang saat ini matanya mulai berkaca-kaca karena sedih melihat episode nya

Geo pun memutuskan untuk fokus menonton kembali tanpa ngeh jarak mereka yang dekat, karena adanya Kabel earphone yang tak bisa membuat mereka harus berjauhan

Mereka berdua pun menonton dengan tenang mengabaikan tatapan yang terarah padanya

"Eh anjing! fix ini mah cocok banget! sama sama wibu lagi" bisik Nando pada Zaid dan veron melihat geo dan Risya yang saat ini dalam posisi cukup Dekat karena adanya kabel earphone yang tak bisa membuat mereka posisi berjauhan

"Gas kita jodohin dari pada sama pricil kelamaan" bisik Zaid

"Firasat gue kurang enak kalau sama tuh cewe" lanjut Zaid

Zaid merasakan ada yang salah dengan pricil gebetan sahabatnya namun ia tidak tau apa.

"Foto foto GC!" Ujar Veron heboh mengingat ini momen langka untuk diabadikan untung saja geo tidak mendengar nya

Cekrek

Berhasil foto mereka dapatkan

"Fix Geo cocokan sama ini" ujar Zaid setelah melihat foto jepretan nya untung saja GEO tak menyadarinya bisa bisa mereka digorok

Sampai tiba tiba tangisan Risya mengangetkan Zaid dan membuat handphone hampir saja terjatuh

"Eeeeehhh" ujar Zaid panik pada saat handphonenya akan jatuh namun untuk masih bisa ia Tangkap

"Untung" Zaid Veron dan Nando menghela nafas lega

"Hati hati bege! Ada foto keramatnya didalem!" geram nando

"Iya iya kaget gue tadi" sahut zaid ngaku

"Boting huaaa Risya nangis hiks" Tangis risya pecah melihat film Naruto tersebut dan mendongak menatap Geo setelah itu menjatuhkan kepalanya di bahu geo

FREQUENCYTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang