Perceraian

6.7K 618 83
                                    

Happy reading gaess!❤️

Sorry for typo
No edit cus langsung publish

••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

Beomgyu duduk disamping taehyun, mereka tengah menghadap hakim yang sedang membacakan sebuah laporan masalah perceraian taehyun dan beomgyu.

Taehyun diam-diam melirik kearah beomgyu yang sedari tadi hanya tersenyum kecil sementara dibelakangnya terdapat dua makhluk yang membuat hatinya panas.

Yeonjun dan Sungchan.

Keduanya ikut hadir dalam perceraian ini, dan yang paling taehyun kejutkan adalah kehadiran Sungchan yang duduk di sebelah Yeonjun.

Siapa tak kenal Jung Sungchan? Dia adalah anak pengusaha kaya raya dan anak dari teman rekan ayahnya Jung Jaehyun.

Nama Sungchan dan saudaranya sangat terkenal di kalangan para pembisnis besar karena ayahnya pemilik Jung crop dan ibunya juga seorang desainer terkenal bahkan pakaian yang dulu sering taehyun belikan untuk beomgyu juga rangakaian tangan ibunya Sungchan Jung taeyong.

Apa hubungan Sungchan dengan beomgyu? Kenapa bisa Sungchan berada disini?

Sementara Sungchan sendiri yang mengetahui jika suami beomgyu adalah taehyun langsung tersulut api cemburu dalam hatinya? Berarti beberapa bulan lalu waktu dirinya pertama kali bertemu dengan beomgyu di pesta pernikahan taehyun dan Yuna.

Beomgyu telah membohongi semua orang karena ingin menjaga nama baik keluarga taehyun dan beberapa Minggu lalu ia melihat beomgyu berjalan seorang diri dibawah hujan mencari tempat tinggal, Sungchan menyimpulkan jika beomgyu sudah mendapat banyak masalah di hidupnya.

"Aku akan membalas perlakuan kalian semua tunggu saja sampai beomgyu menjadi pasanganku maka aku akan menghancurkan keluarga kalian"

Tukk...tukk...tuk

Palu diketuk tiga kali dan hakim berdiri menghadap para hadirin lalu mengatakan hal yang membuat semua orang tercengang termasuk beomgyu sendiri.

"Perceraian ini dibatalkan, karena pihak keluarga kang masih ingin mempertahankan hubungan rumah tangga kang taehyun dan kang beomgyu"

DEG!

Beomgyu langsung berdiri dan memekik tidak terima, ia berusaha untuk menjelaskan pada hakim alasan ia menggugat cerai taehyun, namun hakim malah berkata semua keputusan ada di tangan taehyun.

"Kau seorang hakim seharusnya kau bisa menentukan jalan terbaik, oh atau kau mendapat sogokan uang dari mereka agar perceraian ini dibatalkan, iya?!" Murka beomgyu

"Jaga ucapan mu aku seorang hakim aku bisa menuntut mu atas penuduh nama baik kau..."

"Aku yang akan balik menuntut mu karena kau sudah melakukan apa yang tidak seharusnya kau lakukan. Ceraikan mereka berdua atau besok kau akan masuk dalam sel penjara"

Semua menoleh kearah Sungchan yang berdiri menghampiri Beomgyu diikuti oleh Yeonjun, taehyun geram melihat sikap Sungchan.

"Nak Sungchan, kenapa kau berada disini? Dan sebaiknya kau tidak ikut campur urusan orang lain nak jika tidak ingin..."

Kamu akan menyukai ini

          

"Apa kau ingin mengadukan perbuatan ini pada Daddy ku begitu? Adukan silakan dan setelah itu aku akan membuat perusahaan mu bangkrut karena kau sudah melakukan kekerasan pada menantu yang tak pernah kau anggap kehadiran nya ini" jawaban Sungchan membuat seluruh keluarga kang terdiam.

Di belakang Sungchan dan beomgyu, Yeonjun menatap mama kang dengan tatapan remeh, lalu ia menggoyangkan handphone nya yang terdapat beberapa bukti pesan jika Yeonjun harus menjebak beomgyu membuat mama kang langsung keluar dari ruang pengadilan tanpa pamit.

"Selesaikan semuanya atau aku yang akan menyelesaikan nya dengan tanganku sendiri" ancam Yeonjun membuat sang hakim panik dan ekor matanya melirik taehyun.

"B-beomgyu..."

"Maaf tuan saya disini hanya untuk menghadiri sidang perceraian bukan berbasa basi dengan anda" dingin beomgyu membuat taehyun menundukkan kepalanya.

Sett...

"Cepat selesaikan urusannya sayang kau tau aku akan membawa mu berlibur ke Jeju sore ini" Yeonjun maju dan mereguh pinggang Beomgyu sambil berkata.

Taehyun melihat semuanya bagaimana pinggang ramping yang dulu selalu ia rengkuh kini direngkuh oleh orang lain dan pipi bulat yang dulu selalu ia kecup kini bersemu merah juga untuk orang lain.

"Baiklah sajangnim lanjutkan persidangannya. Aku tak jadi memberi kesempatan pada istri jalang ku ini" final taehyun.

Sungchan dan Yeonjun yang mendengar itu hendak menghajar taehyun namun di tahan oleh beomgyu dan beomgyu menyuruh keduanya untuk kembali duduk sementara ia juga kembali ke tempat semula.

Hakim memulai kembali persidangan hingga akhirnya palu kembali diketuk dan saat itulah taehyun dan beomgyu resmi berpisah.

Beomgyu tersenyum lega namun tidak dengan taehyun terlihat dari wajah tampannya jika pria itu menahan air matanya yang mulai melupuk di mata elangnya.

Beomgyu tak memedulikan taehyun, ia ingin keluar namun tangannya dicekal oleh taehyun dan membuat beomgyu berhenti menatap taehyun dengan tatapan tanya.

"Aku tak menyangka jika kau benar-benar selingkuh dibelakang ku dan aku..."

"Dan kau seharusnya bersyukur bukan karena akhirnya kau tau jika mantan istri mu ini adalah seorang jalang. Kang taehyun aku sangat berterimakasih karena delapan tahun kau sudah menemani ku dan selalu bersama ku namun kau ingat kata-kata ku ini..." Beomgyu maju mendekati taehyun dan berbisik tepat ditelinga taehyun.

"Kau akan menyesal suatu saat kemudian setelah mengetahui kebenarannya dan kau akan bersujud di kaki ku untuk memohon pengampunan ku. Camkan itu"

Dan setelah mengatakan itu beomgyu benar-benar pergi meninggalkan taehyun, diikuti oleh Yeonjun sementara Sungchan masih tetap diam dan malah menatap keluarga kang dengan tatapan mematikan.

"Ekhm karena sekarang kau sudah menjadi mantan suami beomgyu maka aku peringatkan agar kau menjauh dan jangan mengusik kehidupannya lagi atau aku yang akan turun tangan menghadapi kalian semua" dan setelah mengatakan itu Sungchan pergi.

Taehyun menunduk dalam diam ia terlihat melamun sebentar sebelum ikut pergi meninggalkan keluarganya tanpa pamit.

Sementara itu beomgyu terlihat menjauh dari kawasan sidang dan pergi menuju halte bis, Yeonjun mengikuti dari belakang dan langsung menarik lengan beomgyu.

"Ada apa Hyung?" Tanya beomgyu dengan tatapan polosnya.

"Kau akan ikut dengan ku kita akan berlibur ke Jeju jadi siap..."

"Tidak dia akan ikut denganku pergi ke suatu tempat yang indah. Kau mau kan?" Sungchan menyela ucapan Yeonjun membuat Yeonjun geram dan langsung menendang kaki Sungchan.

"Yak sakit bodoh!"

"Biarkan saja aku tak peduli"

"Beraninya kau"

"Kau yang berani menganggu kau itu virus menyingkir yang jauh jangan dekat-dekat Beomgyu ku"

"Enak saja mana ada virus setampan diriku dan sejak kapan dia jadi milik mu hah?! Dia milikku aku yang bertemu dengannya duluan"

Sungchan dan Yeonjun berdebat membuat beomgyu menatap keduanya dengan tatapan mengantuk, dan bertepatan dengan datangnya bus beomgyu langsung menaiki bus itu dan meninggalkan kedua dominan yang masih belum berhenti berdebat.

Bus berjalan meninggalkan Sungchan dan Yeonjun yang masih berdebat.

"Loh dimana beomgyu?"

Seorang nenek mendekati keduanya dan menepuk bahu Sungchan dan beomgyu lalu menunjuk kearah bus yang ditumpangi oleh beomgyu yang mana bus itu sudah menghilang dibalik tembok.

"Anak muda jika kalian mencintai seseorang maka berjuanglah bukan malah berdebat disini" ujar si nenek membuat Sungchan dan Yeonjun langsung loyo alias lemas.

Benar juga yang dikatakan oleh si nenek seharusnya ia berjuang bukan malah berdebat dengan Yeonjun di sini begitu juga Yeonjun yang berfikir sama seperti Sungchan.

Sementara itu taehyun menjalankan mobilnya menuju sebuah club malam, ia ingin menghabiskan waktunya seharian di club malam itu untuk menjernihkan pikirannya.

"Kau akan menyesal suatu saat kemudian setelah mengetahui kebenarannya dan kau akan bersujud di kaki ku untuk memohon pengampunan ku. Camkan itu"

Omongan beomgyu beberapa saat lalu terus tengiang di kepalanya, taehyun pusing taehyun kecewa juga merasa kehilangan.

Bunga mawar yang dulu sangat ia jaga dan ia sayangi kini sudah kuncup untuk selamanya, beomgyu nya sudah pergi dan memilih hidup bersama pria lain membuat hati taehyun sangat sakti seperti tertusuk belati.

"Hyungie sangat tampan aku mencintai hyungie"

"Hyunie hyungie bangun ayo kita makan"

"Hyunie hyungie ayo kita berkencan"

"Hyunie hyungie gyu merindukan Hyung"

Taehyun semakin meremat rambutnya kasar saat masa lalu dia berpacaran dengan beomgyu kini memenuhi kepalanya. Ada apa dengannya? Seharusnya ia bahagia karena beomgyu sudah pergi dari hidupnya.

"Arghhhh! Beomgyu sialan!!"

Teriak taehyun membuat seluruh pengunjung langsung mengalihkan autusias mereka kearah taehyun yang bersimpuh bak orang pasrah.

Mereka memandang taehyun dengan tatapan miris sementara taehyun sendiri acuh ia lebih memilih bertanya pada hatinya.

Apa kesalahannya selama ini? Kenapa beomgyu bisa meninggalnya dan memilih pergi bersama pria lain ketimbang dirinya.

"Aku tak tau apa salahku namun ingatlah satu hal kang beomgyu walaupun kau membenciku aku akan terus mencintaimu".






















TBC
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

HURT'STempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang