Halllllloooooooooooooooo balik lagi sama lapak Rendi uhuyyyyy .
Jujurly Rendi baca komen kalian di chapter sebelumnya ngakak semua 😓. Cape nahan ketawa .
Yaudah langsung aja baca ..
Pagi itu Win terbangun lebih dulu dan memilih untuk mandi lalu keluar mencari udara segar , meninggalkan Bright yg masih setia dengan guling nya.Tak lupa ia mengajak Hazard jalan jalan di taman , ketika ia duduk di salah satu kursi taman tiba tiba seorang pria menghampirinya .
Win kebingungan karena ia tidak mengenal orang itu , ia takut jika dia orang jahat.
"Maaf apa boleh aku duduk di sebelah mu ? " Ucap orang itu.
Win semakin ketakutan , ia takut jika tiba-tiba ia di culik atau di pukuli . Tapi ia menghilangkan firasat buruknya .
"Mm boleh , silahkan "
"Terimakasih " jawab orang itu dengan senyum manis."Apa kau orang baru , aku belum pernah melihatmu sebelumnya " Win memecah keheningan .
"Mmm sepertinya begitu , aku memang dulu tinggal di daerah sini tapi aku pergi dan kembali lagi kesini "
"Pergi kemana ?"
"Mencari seseorang "
"Apa itu kekasihmu ?"
"Mungkin bisa dibilang begitu , tapi aku sudah menemukannya makanya aku kembali lagi kesini ""Wahh senangnya , tidak sia sia anda mencarinya "
"Memang , tapi bukan hanya itu aku mencarinya ""Maksud anda ?"
"Aku ingin balas dendam dan mengambil apa yg seharusnya aku miliki ""Apa kekasihmu jahat ?"
"Tidak , tapi dia pelayan yg mengambil hak ku ""Mm aku mengerti , itu pasti berat "
"Benar,tapi tenang saja sebentar lagi aku akan mengambil hak ku ""Semoga berhasil tuan , kukira hidupku saja yg berat "
"Kau kenapa ?"
"Kakakku akan melahirkan , dia seorang lelaki. Dan kekasihku menginginkan aku bisa hamil dan melahirkan""Tapi itu mustahil jika kau tidak mempunyai keturunan male pregnant "
"Memang maka dari itu aku sedih ""Berdoa saja keajaiban datang, dulu seseorang yg aku anggap sebagai anakku saja menikahi seorang lelaki yg bisa hamil "
"Benarkah ?"
"Ya , awalnya aku tidak percaya tapi setelah anaknya lahir aku tidak bisa menyangkalnya ""Hmm pasti mereka sudah bahagia "
"Ya begitulah , tapi istrinya sudah meninggal ""Kenapa ? Apa dia dibunuh ?"
"Aku tidak tau "Hazard yg dari tadi berlarian di taman sekarang sudah bosan dan menarik narik celana Win , memberi isyarat bahwa ia sudah bosan dan ingin kembali ke kamarnya .
Mengerti isyarat itu Win lantas berpamitan pada orang di sampingnya .
"Mm tuan , sepertinya kucing kakakku sudah bosan ia ingin ke kamarnya . Saya permisi dulu " ucap Win sambil berdiri .
"Baiklah terimakasih sudah mendengarkan ceritaku "
"Sama sama tuan , saya juga berterimakasih karena mau mendengarkan isi hati saya "Win tersenyum setelahnya dan berjalan menuju kerajaan mengantarkan Hazard ke kamarnya.
***
Sesudahnya Win mengantarkan Hazard ke kamar , ia kembali ke kamar Bright untuk membangunkannya . Tapi setelah masuk ia tidak menemukan Bright di atas kasur.
Tak lama dari itu Bright keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk di bagian bawah , rupanya ia habis mandi .
"Kamu dari mana aja bunny ?"
"Aku cari udara seger sama Hazard "
"Ko lama banget ""Tadi ada orang yg ngajak ngobrol makanya lama "
"Siapa ?"
"Gatau "
"Lah gimana kalo dia orang jahat ""Iya si awalnya aku mikir gitu tapi pas aku ajak ngobrol ternyata dia baik ko "
"Syukur deh , lain kali jangan mau diajak ngobrol sama orang asing ya "
"Iya iya phi "
"Bunny pinter , nah jadi mana kiss morning nya ?"
"Ha apa ?""Kiss morning bunny "
"Phi~ pake baju dulu dong "
"Gamau , aku maunya sekarang ""Idih maksa "
"Ya iyalah ini kan jatah setiap pagi "
"Iya deh iya "Bright tersenyum mendengar jawaban kekasihnya dan langsung menyambar bibir ranum kesukaannya .
Bright membawanya pada ciuman yg penuh gairah ."Nghhh hmppp" suara itu lolos dari mulut Win dan mulai memukuli dada Bright menandakan ia kehabisan nafas .
Bright langsung melepaskan tautannya , terlihat Win yg mencoba menghirup udara sebanyak banyaknya .
"Phi apa kamu mau bunuh aku ?"
"Memangnya kenapa bunny ?"
"Ini ga seperti biasanya , ciuman tadi membuatku hampir pingsan kehabisan nafas""Benarkah ? Tapi aku rasanya biasa saja . Mungkin karena aku baru mandi dan ini masih pagi jadi aku terlalu bersemangat "
"Itu tidak ada hubungannya phi "
"Hahaha ,iya iyab . Aku gatau bunny mungkin karena aku rindu pada tubuhmu " goda Bright."Phi mesum "
"Tapi kenyataannya begitu "
"Ck' sudah sudah , pakai baju dulu nanti temenin aku nyari hadiah buat babby twins ""Mmm padahal aku mau itu " ucap Bright dengan memasang wajah memelas .
"Udah nanti aja , sekarang temenin aku dulu , udah cepetan pake baju ""Mm iya iya deh "
Bright mengalah dan pergi mencari baju .***
"Miu aku mau susu coklat "
Gulf tiba tiba membangunkan Mew yg masih berada di alam mimpi ."Miuuu bangunnn aku mau susu coklat "
Gulf menggoyang goyangkan tubuh suaminya itu ."Mmm iya Kana , ada apa sayang ?"
"Aku mau susu coklat"
"Ini masih pagi , makan nasi dulu ""Tapi aku maunya langsung minum susu "
"Mmm yaudah, tapi jangan banyak banyak ya "
"Iya iya "Mew langsung beranjak dari kasurnya dan menuju dapur untuk membawa pesanan istrinya .
Setelah menemukan apa yg ia cari , saat menaiki tangga ia berpapasan dengan Win dan Bright .
"Dari mana Mew " tanya Bright .
"Bini gw pengen susu ""Owh kirain dari mana "
"Kalian mau pada kemana?" Tanya Mew."Aku ngajakin phi Bai buat nemenin aku nyari hadiah kelahiran baby ka Mew " jawab Win.
"Uuhhh padahal ga usah repot-repot "