51

3.6K 276 104
                                    

Halllllloooooooooooooooo balik lagi sama lapak Rendi uhuyyyyy .

Jujurly Rendi baca komen kalian di chapter sebelumnya ngakak semua 😓. Cape nahan ketawa .

Yaudah langsung aja baca ..


Pagi itu Win terbangun lebih dulu dan memilih untuk mandi lalu keluar mencari udara segar , meninggalkan Bright yg masih setia dengan guling nya.

Tak lupa ia mengajak Hazard jalan jalan di taman , ketika ia duduk di salah satu kursi taman tiba tiba seorang pria menghampirinya .

Win kebingungan karena ia tidak mengenal orang itu , ia takut jika dia orang jahat.

"Maaf apa boleh aku duduk di sebelah mu ? " Ucap orang itu.

Win semakin ketakutan , ia takut jika tiba-tiba ia di culik atau di pukuli . Tapi ia menghilangkan firasat buruknya .

"Mm boleh , silahkan "
"Terimakasih " jawab orang itu dengan senyum manis.

"Apa kau orang baru , aku belum pernah melihatmu sebelumnya " Win memecah keheningan .

"Mmm sepertinya begitu , aku memang dulu tinggal di daerah sini tapi aku pergi dan kembali lagi kesini "

"Pergi kemana ?"
"Mencari seseorang "
"Apa itu kekasihmu ?"
"Mungkin bisa dibilang begitu , tapi aku sudah menemukannya makanya aku kembali lagi kesini "

"Wahh senangnya , tidak sia sia anda mencarinya "
"Memang , tapi bukan hanya itu aku mencarinya "

"Maksud anda ?"
"Aku ingin balas dendam dan mengambil apa yg seharusnya aku miliki "

"Apa kekasihmu jahat ?"
"Tidak , tapi dia pelayan yg mengambil hak ku "

"Mm aku mengerti , itu pasti berat "
"Benar,tapi tenang saja sebentar lagi aku akan mengambil hak ku "

"Semoga berhasil tuan , kukira hidupku saja yg berat "
"Kau kenapa ?"
"Kakakku akan melahirkan , dia seorang lelaki. Dan kekasihku menginginkan aku bisa hamil dan melahirkan"

"Tapi itu mustahil jika kau tidak mempunyai keturunan male pregnant "
"Memang maka dari itu aku sedih "

"Berdoa saja keajaiban datang, dulu seseorang yg aku anggap sebagai anakku saja menikahi seorang lelaki yg bisa hamil "

"Benarkah ?"
"Ya , awalnya aku tidak percaya tapi setelah anaknya lahir aku tidak bisa menyangkalnya "

"Hmm pasti mereka sudah bahagia "
"Ya begitulah , tapi istrinya sudah meninggal "

"Kenapa ? Apa dia dibunuh ?"
"Aku tidak tau "

Hazard yg dari tadi berlarian di taman sekarang sudah bosan dan menarik narik celana Win , memberi isyarat bahwa ia sudah bosan dan ingin kembali ke kamarnya .

Mengerti isyarat itu Win lantas berpamitan pada orang di sampingnya .

"Mm tuan , sepertinya kucing kakakku sudah bosan ia ingin ke kamarnya . Saya permisi dulu " ucap Win sambil berdiri .

"Baiklah terimakasih sudah mendengarkan ceritaku "
"Sama sama tuan , saya juga berterimakasih karena mau mendengarkan isi hati saya "

Win tersenyum setelahnya dan berjalan menuju kerajaan mengantarkan Hazard ke kamarnya.

***

Sesudahnya Win mengantarkan Hazard ke kamar , ia kembali ke kamar Bright untuk membangunkannya . Tapi setelah masuk ia tidak menemukan Bright di atas kasur.

Kamu akan menyukai ini

          

Tak lama dari itu Bright keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk di bagian bawah , rupanya ia habis mandi .

"Kamu dari mana aja bunny ?"
"Aku cari udara seger sama Hazard "
"Ko lama banget "

"Tadi ada orang yg ngajak ngobrol makanya lama "
"Siapa ?"
"Gatau "
"Lah gimana kalo dia orang jahat "

"Iya si awalnya aku mikir gitu tapi pas aku ajak ngobrol ternyata dia baik ko "

"Syukur deh , lain kali jangan mau diajak ngobrol sama orang asing ya "

"Iya iya phi "
"Bunny pinter , nah jadi mana kiss morning nya ?"
"Ha apa ?"

"Kiss morning bunny "
"Phi~ pake baju dulu dong "
"Gamau , aku maunya sekarang "

"Idih maksa "
"Ya iyalah ini kan jatah setiap pagi "
"Iya deh iya "

Bright tersenyum mendengar jawaban kekasihnya dan langsung menyambar bibir ranum kesukaannya .
Bright membawanya pada ciuman yg penuh gairah .

"Nghhh hmppp" suara itu lolos dari mulut Win dan mulai memukuli dada Bright menandakan ia kehabisan nafas .

Bright langsung melepaskan tautannya , terlihat Win yg mencoba menghirup udara sebanyak banyaknya .

"Phi apa kamu mau bunuh aku ?"
"Memangnya kenapa bunny ?"
"Ini ga seperti biasanya , ciuman tadi membuatku hampir pingsan kehabisan nafas"

"Benarkah ? Tapi aku rasanya biasa saja . Mungkin karena aku baru mandi dan ini masih pagi jadi aku terlalu bersemangat "

"Itu tidak ada hubungannya phi "
"Hahaha ,iya iyab . Aku gatau bunny mungkin karena aku rindu pada tubuhmu " goda Bright.

"Phi mesum "
"Tapi kenyataannya begitu "
"Ck' sudah sudah , pakai baju dulu nanti temenin aku nyari hadiah buat babby twins "

"Mmm padahal aku mau itu " ucap Bright dengan memasang wajah memelas .
"Udah nanti aja , sekarang temenin aku dulu , udah cepetan pake baju "

"Mm iya iya deh "
Bright mengalah dan pergi mencari baju .

***

"Miu aku mau susu coklat "
Gulf tiba tiba membangunkan Mew yg masih berada di alam mimpi .

"Miuuu bangunnn aku mau susu coklat "
Gulf menggoyang goyangkan tubuh suaminya itu .

"Mmm iya Kana , ada apa sayang ?"
"Aku mau susu coklat"
"Ini masih pagi , makan nasi dulu "

"Tapi aku maunya langsung minum susu "
"Mmm yaudah, tapi jangan banyak banyak ya "
"Iya iya "

Mew langsung beranjak dari kasurnya dan menuju dapur untuk membawa pesanan istrinya .

Setelah menemukan apa yg ia cari , saat menaiki tangga ia berpapasan dengan Win dan Bright .

"Dari mana Mew " tanya Bright .
"Bini gw pengen susu "

"Owh kirain dari mana "
"Kalian mau pada kemana?" Tanya Mew.

"Aku ngajakin phi Bai buat nemenin aku nyari hadiah kelahiran baby ka Mew " jawab Win.
"Uuhhh padahal ga usah repot-repot "

vampire lover (MewGulf) 🔞Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang