prolog

29 10 1
                                    

"tap...tap..tapp,"

Suara sepatu pantofel menggema di seluruh lorong Art Gallery bersamaan dengan aroma parfum mewah yang tercium mengganggu fokus seorang gadis yang sedang mengamati karya seni.

seorang gadis berwajah oriental dengan rambut panjang hitam kecoklatan yang di gerai menoleh kearah asal suara tersebut.
Gadis berparas cantik pecinta karya seni itu adalah Issabella Claire Emrys , panggil saja dia 'Claire'.

Suara sepatu itu berasal dari sepatu seorang pria berjaket hitam yang mengenakan masker hitam dengan tatapan dingin yang sedang berjalan menelusuri lorong Art Gallery dan melewati Claire begitu saja. Campuran aroma wood dan sedikit pappermint masih tercium bahkan saat jarak pria itu sudah jauh dari Claire.

Satu hal yang membuat Claire tercengang.

Pria tersebut memiliki warna bola mata yang sangat unik yaitu brown hazel. Warna bola mata yang jarang sekali dimiliki orang Asia.

"It's beautiful eyes," batin Claire dalam hati. Ia berpikir, rasanya seperti tidak asing melihat pria tersebut.

Namun gadis itu tidak mau ambil pusing, Ia pun melanjutkan kembali mengamati karya seni yang dipamerkan di Art Gallery yang masih sepi tersebut.

jam menunjukkan pukul 13.00 siang. Sudah 2 jam Claire berada di Art gallery yang sudah mulai banyak pengunjung itu.

Claire pun keluar dari gedung menuju parkiran dan melajukan mobil miliknya dijalanan kota yang panas.

$$$$$$$$$$$$$$$$

gimana gimana? penasaran ga? jangan lupa vote & comment yaaa terimakasih <33

maafin author ya klo cerita nya ga jelas. ini pertama kali author berani ngepublish cerita ini🙏😭

CLAIRE : The Hazel EyesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang