Beomgyu meremas foto tersebut dengan berpegang kemudi mobil. Air matanya tak berhenti keluar saat ia pergi dari rumah kai
Situasi dikamar kai
"Apa maksudmu kai?"
"Itu milik Taehyun"
"Apa maksudmu milik Taehyun?!"
"Taehyun hamil"
Deg!
Beomgyu membeku ditempat seakan dirinya jatuh setelah mendengar hal itu
"Apa?"
"Apa kau masih ingat Hyung beberapa hari setelah kau menghilang dan kembali bersama Taehyun karena kejadian di casino waktu itu? Apa kau juga ingat dengan perubahan sikap Taehyun setelah itu?"
Beomgyu diam mendengarkan
"Itu karena Taehyun sedang menyembunyikan hal ini dari kalian. Apa kau juga ingat saat pagi-pagi Taehyun marah padamu dan mengajakku untuk keluar dengan alasan membeli makanan? Dia tidak marah padamu, dia hanya takut akan keadaan" jelas kai
Beomgyu terdiam mendengar penjelasan dari kai yang seakan membuka sebuah rahasia
"Kami sempat berhenti di tepi jalan waktu itu dan Taehyun mengeluarkan sebuah foto dan memberikannya padaku. Awalnya aku juga terkejut namun Taehyun tak menjelaskan apapun dan hanya mengatakan bahwa dirinya sedang hamil anakmu dan dia tidak ingin semua orang tau terlebih lagi kau Hyung" lanjut kai
Beomgyu masih tak percaya dengan apa yang ia dengar saat ini. Kai berjalan dan duduk di tepi ranjang miliknya
"Aku juga tidak tau apa alasan Taehyun menyembunyikan kehamilannya dari kita terlebih darimu, hingga akhirnya hari dimana kita menjalankan misi tiba dan Taehyun..pergi bersama dengan janin yang ia kandung"
Beomgyu tampak geram lantas menghampiri kai dan mencengkram kerah lehernya
"KENAPA KAU TIDAK PERNAH MENGATAKAN HAL INI PADAKU BODOH?!!"
"Karena Taehyun ingin mempertahankan kandungannya!"
Beomgyu tergelak. Apa maksudnya?
"Taehyun takut saat kau tau dirinya hamil anakmu, kau akan memintanya melenyapkan janin itu"
Beomgyu menangis sejadi-jadinya mendengar pernyataan terakhir Taehyun mengenai dirinya. Bagaimana bisa Taehyun berpikir ia akan memintanya melenyapkan janin yang ia kandung yang ternyata itu adalah anaknya
Namun seakan semua kembali pada kenyataan. Kenyataan bahwa tanpa tau hal itu Beomgyu sudah kehilangan segalanya. Taehyun juga calon anaknya. Ditatapnya foto yang sudah separuh hangus tersebut dengan air mata berlinang
Hatinya hancur, setelah 2 tahun mencoba untuk melupakan segalanya, hari ini satu kabar masalalu berhasil membuatnya kembali tenggelam dalam ingatan lama. Ingatan yang mati-matian ia kubur
Beomgyu diam menatap foto tersebut tanpa bisa berkata apapun. Lidahnya terasa kelu hanya dengan menatap foto tersebut
"Maafkan aku...Taehyun hiks..maafkan aku"
Setelah beberapa saat dirinya menangis dan menenangkan diri, Beomgyu akhirnya melajukan mobilnya untuk pulang. Untuk kali ini dia benar-benar akan pulang. Pulang dirumah lamanya
_____Taehyung meletakan piring yang selesai ia cuci setelah menyantap makanan seorang diri, diraihnya tisu untuk mengeringkan tangannya. Taehyung berjalan menaiki tangga berniat untuk kembali pada kegiatan membacanya namun langkahnya terhenti saat terdengar suara pintu dibuka. Ia berbalik dan mendapati sosok adiknya masuk dengan langkah pelan
Taehyung sedikit terkejut melihat hal itu, pasalnya selama satu tahun ini dia tidak tau bagaimana keadaan adiknya karena bertukar pesan saja mereka lakukan hanya beberapa kali. Namun saat ini Taehyung benar-benar tidak tau apa yang terjadi pada Beomgyu yang membuatnya pulang secara tiba-tiba
Taehyung berjalan cepat menghampiri adiknya
"Gyu..kau-"
Belum sempat Taehyung melanjutkan kalimatnya, Beomgyu sudah terlebih dulu memeluknya diikuti dengan tangis pelan yang terdengar. Taehyung yang kebingungan hanya bisa membalas pelukan tersebut dengan lembut
Taehyung tak bertanya apapun, dia hanya mendengarkan Beomgyu menangis dipelukannya. Sampai akhirnya Beomgyu melepaskan pelukan dan menunjukan sebuah foto pada kakaknya
Taehyung menerima foto tersebut dengan ragu sambil menatap Beomgyu dengan tatapan bertanya
"Aku gagal sebagai seorang pria Hyung..hiks" ungkap Beomgyu
"Hyung tidak bisa percaya jika kau tak memberi tahu Hyung yang sebenarnya Gyu"
"Dia bahkan pergi sebelum aku mengetahuinya"
Taehyung yang tak mengerti apa maksud Beomgyu pun lantas kembali mengamati foto hasil USG tersebut. Diamatinya foto tersebut sampai ia menemukan nama pemilik dari janin tersebut. Taehyung terdiam lantas menatap Beomgyu tidak percaya
"Apa maksudmu Gyu?"
Beomgyu tak mampu menjawab, tubuhnya merosot tepat dikaki sang kakak dengan air mata mengalir. Taehyung terdiam, ia juga tak bisa bereaksi apapun
"Malam itu aku meninggalkan Taehyun pergi bersama dengan calon anakku" ungkap Beomgyu pelan
Deg!
Taehyung tersentak mendengar hal itu. Calon anakku? Apa yang sudah dikatakan oleh adiknya ini? Taehyung berjongkok dan menegakkan bahu adiknya
"Apa yang kau katakan tadi Gyu??"
Beomgyu tak menjawab ia hanya bisa diam menunduk
"Jelaskan padaku Beomgyu!"
"Taehyun hamil anakku Hyung!! Taehyun hamil anakku..hiks..hiks"
Badan Taehyung terhuyung lemas mendengar ucapan adiknya. Taehyung masih tidak mengerti situasi apa yang tengah Beomgyu bawa saat ini. Ditatapnya Beomgyu yang masih terisak dilantai lalu ikut duduk dan memegang bahunya
"Apa maksudmu Gyu? Jelaskan pada Hyung apa yang sebenarnya terjadi??"
"Aku juga tidak tau kenapa ini bisa terjadi Hyung....hiks hiks"
Beomgyu benar-benar hancur. Itulah yang Taehyung lihat saat ini. Dia belum pernah melihat adiknya menangis begitu dalam mengenai sesuatu. Dipeluknya sang adik dan mencoba menenangkannya
Sementara itu Beomgyu kembali teringat akan sosok Taehyun yang telah menghilang dari hidupnya 2 tahun lalu. Semua memori terulang dan itu sangat menyakiti hatinya
Taehyung masih merangkai semua penjelasan Beomgyu. Kenapa bisa Taehyun hamil anak Beomgyu? Dan kenapa Beomgyu tau hal itu saat semua usahanya untuk melupakan sosok Taehyun selama 2 tahun ini? Apakah ini alasan kenapa Beomgyu sangat sulit untuk melepas Taehyun dari hidupnya?
Taehyung melepas pelukan lantas membantu Beomgyu untuk berdiri dan menyuruhnya untuk duduk di sofa. Taehyung menepuk punggung sang adik dan menyuruhnya untuk berhenti menangis dengan pelan. Taehyung berdiri berjalan menuju dapur dan mengambil segelas air, ia tau adiknya sangatlah lelah
Sementara itu disisi lain..
Kai mengusap air matanya untuk kesekian kalinya. Kai kembali teringat dengan temannya yang telah tiada 2 tahun lalu. Setelah Beomgyu pergi begitu saja meninggalkannya, kai langsung terdiam ditempat. Kai juga berusaha keras untuk melupakan sosok Taehyun sebagai temannya, ditambah lagi orang yang yang mengetahui tentang kehamilan Taehyun hanyalah dirinyaKai tidak sengaja menemukan foto tersebut beberapa bulan setelah kejadian Taehyun tewas di bangunan tua tersebut. Waktu itu kai hanya ingin melihat keadaan bangunan tersebut, sebenarnya dia tidak penasaran dengan bangunan tua itu, Kai sedang teringat dengan Taehyun yang mengorbankan diri, dan tak sengaja ia menemukan foto tersebut diantara tumpukan reruntuhan
Saat menemukan foto itu hal yang terlintas dalam pikiran Kai hanyalah sosok Taehyun dan Beomgyu. Kai hanya merasa dunia ini tidak adil terhadap Taehyun dan Beomgyu juga calon anak mereka. Taehyun yang harus kehilangan nyawa bersama dengan janinnya juga Beomgyu yang harus menelan pil pahit bahwa Taehyun tengah mengandung anaknya dan mereka berdua telah pergi untuk selama-lamanya dari kehidupannya sebelum Beomgyu mengetahui hal tersebut
Kai kembali menatap buku catatan milik Taehyun dan membuka lembar terakhir. Kai masih ingat saat Taehyun menuliskan kalimat tersebut dengan senyum tipis dan tangan yang meraba perutnya. Kai saat melihat Taehyun saat itu ikut tersenyum bahagia, namun berbeda dengan sekarang. Hanya dengan mengingatnya mampu membuat hati kai terasa teriris
Ditatapnya tulisan tersebut dengan bibir bergetar
Aku ingin menjaganya dan
aku bisa menjaganya~T~
TBC.