Setelah puas tidur semalaman, pagi harinya aku langsung turun untuk sarapan sambil melihat-lihat suasana hotel. Semuanya biasa saja. Aku makan sandwich dan segelas susu. Di sekitarku juga banyak turis mancanegara seperti ku. Ada juga sekelompok cewek muda Inggris yg sedang menikmati liburan. Mereka mengenakan baju-baju dengan warna mencolok tapi terlihat sangat keren dengan aksesoris yang pas.
Sekitar pukul setengah 6 sore,ketika aku baru selesai mandi, bel kamarku berbunyi. Aku pun bergegas membuka pintu kamar.
“Hai! Are you Charlotte,rite?” sapa seorang cowo dengan paras muka yg imut dan manis serta rambutnya yg blonde sambil mengunyah makanan.
“Yepp.. “ kataku sambil memerhatikan wajahmya seperti aku tak asing dengan wajahnya.
“Mmmm.. begini akuu-“
“Niall” selaku
“Hah? Iyayayaa hahaha bagaimana kau tau?“
Aku tersenyum “tentu saja aku tau, kau kan anggota dari One Direction yg terkenal. Masa aku tidak tau._.” kataku berusaha bersikap tenang. Sebenarnya aku gugup sekali.
“oh iyaya maaf aku sedang makan jadi otakku sedikit…Mmm well lupakan sajalah” serunya sambil tersenyum malu.
“Begini,beberapa jam lagi One Direction akan manggung. Aku menjemputmu untuk menonton pertunjukan kami. Tadinya Harry yg akan menjemputmu. Tapi dia sedang sibuk sekali”
“Beberapa jam lagi? Tapi aku sama sekali belum siap-siap”
“tidak apa-apa. Sekarang kau ganti baju saja. Aku akan menunggumu”
“Oh baiklah.. Silakan masuk,” kataku lalu berjalan ke lemari es dan mengambil minuman kaleng “ silakan diminum. Anggap saja rumah sendiri,”
“Thanks” ujarnya sambil mengambil dan membuka minuman kaleng itu.
Aku pun langsung mengambil pakaianku dan masuk kamar mandi. Rasanya aku ingin sekali berteriak. Bayangkan, di kamar hotelku ada artis terkenal! Meski begitu aku akan berusaha bersikap sesantai mungkin agar kami bisa lebih akrab.
“Oke I’m ready!” kataku saat keluar kamar mandi
“good, you looks so beautiful. C’mon lets go” ujar Niall sambil keluar dari kamarku.
Aku mengikutinya sambil mematikan lampu dan mengunci kamar.
“tapi aku kan baru kali ini ke London. Aku takut nanti-“
“Nanti kau akan menonton kami dari backstage. Ayo cepat, sebentar lagi konser akan dimulai” kata Niall sambil meraih tanganku
“Silakan” ujar Niall sambil membukakan pintu mobil Porsche nya untukku.
“Thanks, kurasa kau terlalu berlebihan,” kataku sambil masuk mobilnya.
Niall tersenyum “Harry berpesan padaku untuk memperlakukanmu dengan sopan. Lagi pula aku tidak ingin kau menilai orang barat itu buruk” katanya sambil menyalakan mesin mobil.
Setengah jam kemudian kami sampai. Ternyata sudah banyak orang yg datang. Niall segera memakai kacamata hitamnya dan mengambil sebuah tanda kru.
“pakai ini. Bilang saja kau temanku. Pacar juga boleh…” kata Niall sambil nenuju tempat parkir belakang
“……..”
Aku diam. Kaget juga mendengar ucapannya.
“aku hanya bercanda” ujarnya sambil memakirkan mobil tepat disebelah mobil Range Rover warna hitam. Rupanya dia sadar dengan rasa terkejutku. Aku hanya tersenyum. Padahal serius jg tidak apa-apa. Malah aku akan senang sekali.
Saat kami masuk, ada seorang pria yg berteriak ke Niall kalau dia harus bersiap-siap. Niall lalu tersenyum dan meminta maaf padaku karena tidak bisa menemaniku.
“Charlotte maaf ya”
“its oke, tak apa-apa . aku mengerti” kataku sambil tersenyum
“kau duduk saja di sana. Dari sana kau bisa melihat pertunjukkan kami dengan jelas,” katanya sambil menunjukkan kursi di pinggir belakang panggung.
“baiklah, good luck”
Niall tersenyum “ thanks”
Harry’s POV
“Hey Niall dari mana aja kau? Konser sebentar lagi dimulai” kataku saat Niall disebelahku
“iya maaf, tadi kan aku abis ngejemput Charlotte itu directioner yg dari Indonesia” balasnya
“oh iyaya tadi kan aku minta tolong sama kau. Gimana orangnya menurut kau? Is she sexy, pretty? Btw thanks ya sudah mengantarkan dia kesini”
“damn, hazz! She is so sexy and pretty. You should meet her. Oh god!” katanya sambil senyum senyum sendiri
“oke, I will meet her later” balasku.
Ketika sedang break sebentar selama 5 menit aku mencoba mencari yg namanya Charlotte yg disekitar backstage sesuai yg tadi Niall bilang padaku, tapi aku tak menemuinya apa dia pergi ya karena mati kebosenan karena tak ada yg menemaninya. Shit, aku merasa bersalah sekali kalau dia beneran pergi. Aku yg mengajaknya kesini tapi aku mengabaikannya?!! Aku coba mencarinya lagi sekali lagi dengan mataku mencari ke segala arah dan tiba-tiba aku tidak sengaja menyenggol seorang gadis yg sedang duduk.
“sorry miss” kataku
Charlotte’s POV
Sudah sekitar 10 menit aku duduk disini. Banyak orang yg lalu lalang di depanku. Ternyata menyiapkan sebuah konser itu tidak mudah.
Tiba-tiba ada seseorang tidak sengaja menyenggolku.
“Sorry miss”
“Harry??!!!” seruku saat melihat wajahnya
Ia terlihat bingung. Tapi saat melihat kalung yg sedang kupakai, ia tersenyum
“Charlotte…!?”
Aku mengangguk
“Oh maaf ya kita bertemu dengan cara seperti ini. Paadahal aku yg mangajakmu ke sini”
“tidak apa-apa. Menurutku kau sudah sangat baik sekali”
“terima kasih, oh ya bagaimana menurutmu tentang Ingg-“ belum sepat Harry menyelesaikan -kalimatnya tiba-tiba pria tadi meneriaki Harry
“Hey Harry cepatlah bentar lagi konser akan dimulai” kata pria yg tadi meneriaki Niall jg.
“Charlotte sepertinya aku harus meninggalkanmu sebentar”
“silakan” kataku
Harry pun pun berjalan ke ruang ganti.
Harry’s POV
“Sorry miss” kataku
“Harry????” serunya
Aku bingung menatapnya, aku tak mengenalinya tapi saat aku melihat kalung yg dipakainya aku baru ingat itu adalah hadiah yg kuberi ke directioners yg bernama charlotte.
“Charlotte……”
Ia mengangguk
Oh my god, betapa cantiknya dia. Benar kata Niall, She is so sexy and pretty. Baru aku tahu ternyata orang Indonesia itu cantik-cantik sekali. Rasanya aku ingin sekali dating dengannya ya walaupun belum tentu dia mau atau tidak.