44

1.9K 194 11
                                    

jihyo yang baru saja terbangun dari tidur mencari sosok yang semalam memeluk nya.

"Sehun..."panggil jihyo yang mengucek mata nya.

"Dimana dia"lanjut jihyo yang menyepol rambut nya dan berjalan mencari suami nya.

"Eoh kau mau kemana?"ucap jihyo setelah melihat sehun yang berpakaian sangat rapi.

"aku akan ke kantor karna urusan mendadak"ucap sehun yang berjalan menghampiri jihyo dan memeluk tubuh mungil jihyo.

"Apa kau berangkat sendirian?"ucap jihyo yang membalas pelukan sehun.

"tidak daniel akan datang menjemput ku"ucap sehun yang mencium kening jihyo.

"apa kau sudah makan?"ucap jihyo yang mendongak kan kepala nya dan menatap sehun.

"belum,tenang saja aku akan makan di kantor"ucap sehun

"tidak kau harus makan di rumah aku akan memasak kan nya untuk mu dan kali ini jangan melarang ku sehun"ucap  jihyo yang seakan akan tau apa yang akan sehun bicarakan.

"baiklah sayang,kalau begitu aku ke ruangan kerja ku dulu"ucap sehun yang mencium bibir jihyo sekilas dan jihyo hanya mengangguk.

"sehun tolong bangun kan juga guanlin"ucap jihyo

"iya sayang"ucap sehun.

kini jihyo sudah berada di dapur untuk memasak kan sesuatu untuk sehun dan jihyo memilih memasak bulgogi dan ayam asam manis.

setelah benar benar terkumpul bahan nya jihyo pun siap memasak nya.

jihyo yang sangat fokus terhadap masakan nya tidak mengetahui sedari tadi sehun sudah berada di dekat nya sambil memperhatikan istri nya itu memasak.

Sehun yang merasa gemas melihat jihyo yang sama sekali tidak mengetahui
kerberadaan langsung memeluk jihyo dan menaruh wajah nya di ceruk leher jihyo.

Jihyo yang merasakan sesuatu melingkar di perut langsung membalikan badan nya dan melihat sehun yang tersenyum.

"Astaga sehun kau membuat ku kaget"ucap jihyo

"maaf"ucap sehun yang langsung memeluk jihyo

"biarkan seperti ini"lanjut sehun yang masih memeluk jihyo dan sesekali mencium kening jihyo.

"sehun bisa bisa masakan ku hangus"ucap jihyo

"5 menit"ucap sehun

"sehun..."ucapan jihyo barusan membuat sehun melepaskan pelukan nya.

"kau membuat apa?sampai sampai bau nya naik ke ruangan kerja ku"ucap sehun

"aku memasak kan mu bulgogi dan ayam asam manis,apa kau suka?"ucap jihyo yang membuat sehun tersenyum.

"kau tau saja kesukaan ku"ucap sehun mencium pipi jihyo.

"apa kau sudah membangun kan guanlin"ucap jihyo

"eemm sekarang dia mandi"ucap sehun

"kau tunggulah di meja makan,sebentar lagi ini akan masak"ucap jihyo

"emm"ucap sehun yang berjalan meninggal kan jihyo dan berjalan ke arah meja makan.

Tak lama kemudian daniel pun datang dengan seseorang wanita paruh baya yang tak lain adalah eomma sehun.

"Eoh eomma"ucap sehun yang melihat eomma nya.

"ada apa? kau tidak suka eomma datang ke mension mu?"ucap eomma sehun yang langsung duduk di meja makan.

"bukan begitu eomma tapi aku hanya sedikit terkejut karna eomma datang bersamaan daniel"ucap sehun yang dingin

"eomma hanya bertemu dengan daniel di depan mension mu"ucap eomma sehun

Kamu akan menyukai ini

          

"Dimana guanlin"lanjut eomma sehun

"dia..."ucapan sehun terpotong karna guanlin langsung datang dan berlari ke arah nenek nya.

"yahh grandma"ucap guanlin yang berlari

"eoh cucu eomma yang tersayang"ucap eomma sehun yang memeluk guanlin.

"grandma kenapa baru datang"ucap guanlin

"grandma sibuk sayang jadi grandma baru datang hari ini"ucap eomma sehun

"Dimana istri mu itu,masa mertua nya datang dia tidak menyambut nya sungguh sangat tidak sopan"lanjut eomma sehun yang membuat sehun menatap eomma nya sinis

"Dia sedang memasakkan ku makanan"ucap sehun datar

"appa..grandma..guanlin ke eomma dulu yah"ucap guanlin

"emmm"sehun yang mengangguk

"Dia baru memasakkan mu makanan? istri macam apa dia itu,eomma kan sudah bilang sehun cari wanita yang lebih baik dan yang bisa mengurus dirimu jangan mencari wanita seperti yoona dan istri mu yang sekarang"ucap eomma sehun yang membuat sehun marah.

"Eomma sudah cukup jika eomma mau membanding banding kan istri ku dengan wanita yang eomma ingin jodoh kan kepada ku,lebih baik eomma pulang saja"ucap sehun sedikit meninggikan suara nya.

"Sehun..."ucap jihyo yang membawa sesuatu yang berisikan makanan untuk sehun dan di temani oleh guanlin di samping nya.

"Eoh kau sudah datang ternyata wanita kampungan"ucap eomma sehun yang menatap jihyo tidak suka

"jihyo taruh saja itu di dapur dan kau naik ke kamar sekarang"ucap sehun yang menyuruh jihyo

"tapi..."ucap jihyo

"tidak ada tapi tapian jihyo"ucap sehun yang dingin

Mendengar perintah dari sehun ,ihyo hanya mengangguk dan berjalan tetapi saat jihyo melangkah di dekat eomma sehun.Jihyo terjatuh karna eomma sehun sengaja menaruh kaki nya agar jihyo terjatuh.

"EOMMA...."triak sehun yang tidak terima prilaku eomma nya terhadap jihyo.

"hyung kau..."ucapan daniel yang terpotong karna sehun

"Daniel antar dia pulang dan batalkan pertemuan hari ini"ucap sehun yang berjalan kearah jihyo dan membantu jihyo untuk berdiri.

"sehun kau pergi saja"ucap jihyo

"jangan membantah ku jihyo"ucap sehun yang dingin

"guanlin naik kekamar mu sekarang"lanjut sehun.

mendengar perintah dari sehun guanlin pun berlari menuju kamar nya.

"Dasar kau wanita jalang,kau mempengaruhi anak ku,liat saja kau akan mendapatkan akibat nya nanti"ucap eomma sehun dan langsung pergi.

Daniel yang melihat eomma nya sehun pergi langsung mengejar nya karna dia sudah di tugaskan untuk mengantar kan nya.

"kau tidak usah mendengar perkataan eomma"ucap sehun dan jihyo hanya mengangguk.

Kini jihyo sudah berada di kamar nya dan di temani oleh sehun yang duduk di sanping nya.

"Apa tidak ada yang sakit waktu kau terjatuh"ucap sehun kepada jihyo

"tidak ada sehun kau tidak perlu kahwatir kepada ku mending kamu pergi kerja dari pada di rumah ngurusin aku"ucap jihyo yang mengulus pipi suami nya

"aku tidak bisa meninggalkan mu dalam keadaan seperti ini"ucap sehun yang mengambil tangan jihyo lalu mencium punggung tangan jihyo.

"aku baik baik saja sehun"ucap jihyo

"tidak kau sedang tidak baik hari ini,kau tidak usah memikir kan apa yang di katalan eomma barusan dan jangan pernah kau bertemu dengan nya kau mengerti dan ini sebuah perintah"ucap sehun

"tapi nanti aku di kira...."ucapan jihyo lagi lagi di potong oleh sehun

"Tidak,kau adalah wanita yang terbaik dalam hidup ku biarkan eomma berkata apa yang penting kau tetap wanita yang sempurna di mata ku dan kau adalah wanita yang paling berharga di dalam hidup ku"ucap sehun yang membuat jihyo meneteskan air mata.

"hei kau kenapa menangis sayang"ucap sehun yang menghapus air mata jihyo

"terimakasih telah menerima apa adanya diri ku sehun,terimakasih juga kau telah menpercayai ku,dan terimkasih karna kau telah membuat ku menjadi orang yang berharga di hidup mu hiks..."ucap jihyo yang langsung memeluk erat sehun dan menangis.

"kau jangan menangis sayang,aku yang semesti nya berterimaksih kepada mu karna kau telah menjadi bagian dalam  hidup ku"ucap sehun yang mencium kening jihyo dan mencium kedua mata jihyo,terakhir bibir mungil jihyo bukan hanya sekedar mencium nya bahkan sehun melumat nya.

.
.
.
.
.
.
.
#Vote and coment
#Maaf jika ada kesalahan kata atau penulisan.
#Cieee ada yang baper😂

WIFE IDEAL [✔]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang