Tonmai menepikan mobil mereka, setelah sampai di apartemen Andrew. Dan ternyata teman-teman Tonmai, sudah ada di sana.
" P' Tonmai. "
Sapa Mon saat Tonmai menurunkan kaca mobilnya, tapi Tonmai membuat jari telunjuknya ke bibir. Pertanda untuk Mon janfan ribut, lalu menunjuk ke arah Wave dan Andrew yang tertidur.
" Masuk dulu ke mobil, aku dan Locker akan menceritakan semuanya. Sekalian kita memesan Drive Thru. "
Yang lainnya bergegas masuk ke mobil masing-masing, lalu mengikuti mobil Tonmai yang berjalan perlahan.
Locker menyalakan Ponselnya, dan mengaktifkan Zoom. Supaya bisa menghubungi yang lainnya.
" Semuanya ikut? "
Tanya Tonmai memastikan Blacklabel lengkap atau tidak.
" Punn dan Claire hadir P' Tonmai."
Kata Claire sambil melambaikan tangannya, dan Punn yang fokus menyetir.
" Mon, Korn, dan P' Top hadir P' Tonmai. "
Sahut Mon, sambil menunjuk orang yang di sebutnya.
" Namtan, Pang, Jo dan Jack juga ada P' Tonmai. "
Balas Namtan, sambil sesekali memperhatikan Pang yang menyetir.
" Ohm? "
" Masih mengurus Paradise Cafe P' Tonmai. "
Kata Namtan menjawab pertanyaan Tonmai soal Ohm. Membuat Tonmai menoleh ke arah Locker.
" Bulan ini giliran Ohm. "
Kata Locker, mengerti arti tatapan Tonmai padanya.
" Baiklah, karena semua sudah lengkap. Aku menjelaskan secara singkat. "
Kata Tonmai, sambil tetap fokus memperhatikan jalanan.
" Kalian sudah tau tentang Andrew, yang di usir dari rumahnya kan? "
Tanya Tonmai lalu berhenti untuk memilih makanan untuk dia, Wave, Locker dan Andrew.
" Lalu P' Tonmai ?"
Tanya Pang yang sudah fokus ke layar, karena mobil Tonmai masih memilih makanan.
" Aku akan membiayai semua kehidupan Andrew. "
Bukan Tonmai yang menjawab, tapi Locker.
" Maksudmu Locker? "
Tanya Top yang kurang mengerti maksud Locker.
" Andrew akan hidup bersamaku. "
Semua orang terkejut dengan perkataan Locker.
" Kau serius? "
Teriak Claire sambil menunjuk ke arah layar.
"Sangat."
Balas Locker dengan wajah yang serius.
" Alasanya? "
Tanya Punn sambil memajukan mobilnya, karena sekarang gilirannya.
" Aku kasihan padanya, dan aku juga sudah janji padanya untuk menghidupinya mulai nanti."
" Makanya aku minta bantuan kalian, karena Andrew akan tinggal bersama Locker mulai nanti. "
Semuanya mengangguk mendengar ucapan Tonmai.
" Kalian tenang saja, aku sangat serius. Aku juga sudah membicarakan ini dengan keluargaku, jadi malam ini aku menitipkan Andrew bersama Tonmai dan Wave. "
Yang lain masih hanya bisa menganggukan kepalanya.
" Tapi nanti aku dan P' Tonmai tidak bisa ikut membantu kalian membawa barang Andrew. Wave dan Andrew sedang tertidur. "
" Untuk Wave aku sangat paham, dan untuk Andrew juga. Tadi aku lihat wajah Andrew sangat pucat, dia sakit kan? "
Kata Mon sambil menata khawatir ke arah layar, membuat Locker tanpa sadar mengelus kepala Andrew lembut. Tapi justru itu membuat yang lainnya berpikiran Lain.
" Wajahnya sudah tidak terlalu pucat seperti tadi. "
Kata Locker sambil tetap mengelus kepala Andrew, membuat Tonmai hanya bisa menggelengkan kepalanya. Dan Para Wanita yang histeris tertahan.
Setelah itu, Mereka sedikit berbincang-bincang lalu memutuska apa rencana mereka. Soal kepindahan Andrew ke Apartemen Locker.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~Setelah mereka kembali ke depan kos-an Andrew, Locker membangunkan Andrew.
" Sudah sampai? "
" Sudah. "
"Ayo turun. "
" Kita tidak turun Andrew."
Andrew menatap bingung ke arah Locker.
" Kami hanya butuh kunci kos-an mu. "
Kata Namtan, lalu menyerahkan minuman botol ke tangan Tonmai.
" Tapi P', nanti aku akan merepotkan kalian semua. "
" Tidak apa-apa berikan saja kuncimu padaku. "
Andrew merogoh kantongnya untuk mengambil kunci, dan menyerahkannya ke Namtan.
" Makanlah, selagi mereka memindahkan barangmu. "
Kata Locker, ketika sudah melihat Namtan memasuki tempat Kos Andrew. Dan langsung di lahap Andrew dengan cepat, karena sudah lama dia tidak makan enak seperti ini. Lalu tiba-tiba, Andrew teringat sesuatu.
" Locker boleh kita pergi sebentar ke Paradise Cafe? "
"Untuk apa? "
Tanya Locker kebingungan, karena cafe itu adalah milik Blacklabel.
" Aku hanya minta ijin, karena aku bekerja di sana. "
" Sejak kapan? "
Tanya Tonmai karena ikut penasaran dengan ucapa Andrew.
" Dua minggu yang lalu. "
Balas Andrew dengan sejujurnya.
" Tidak usah ke sana, aku akan mengirimkan Ohm pesan. "
Kata Tonmai sambil mengetik sesuatu di ponselnya
" Tapi...... "
" Kami adalah pemilik Paradise Cafe. "
Kata Locker memotong ucapan Andrew.
" Ah? "
Andrew keheranan mendengar ucapan Locker.
" Ini yang menerimamu kerja kan? '
Tanya Locker sambil menunjukkan foto Ohm, dan di angguki oleh Andrew.
" Paradise Cafe adalah milik kami Blacklist, dan kebetulan bulan ini yang mengurus Ohm. "
Andrew menganggukkan kepalanya, karena sudah paham dengan ucapan Locker.
" Setelah minum obat, tidurlah. "
Kata Tonmai sambil menyerahkan obat dan air minum ke tangan Andrew, tentunya dengan gerakan perlahan. Suapaya kesayangan Tonmai tidak bangun. Dan Andrew menerima obat itu dan langsung meminunnya.