26

1.5K 193 47
                                    

"AKU TIDAK MAU!" ucapku dengan nada yang tinggi.

Yerin.

Astaga! Siapa lagi Yerin itu!

"Kau harus mau Taehyung..." ucap ibuku selembut mungkin.

"Eomma, kau tidak bisa memaksaku!"

"Eomma hanya ingin kau segera mempunyai anak, untuk keturunan keluarga Kim kelak."

"Tapi aku tidak mau!"

"Taehyung, kau itu anak kami satu-satunya."

"Kubilang tidak ya tidak!"

"Baiklah Taehyung," kulihat ibuku menghela kasar nafasnya. "Bagaimana jika kau sendiri yang mencari calonmu? Jika tidak dapat, maka menikah lah dengan Yerin."

Persetanan!

Dulu saja saat aku sudah punya calon mereka malah se enak membalik telapak tangan menjodohkanku!

Sekarang menyuruhku untuk mencari!

Cih.

Untuk apa mencari, jika yang di cari sudah tidak ada?

Taehyung POV End

Author POV

"Taehyung, apa kau dengar eomma?"

"Sudah! Cukup sudah kalian mengatur hidupku!" ucap Taehyung dengan nada yang membentak, ny.Kim lantas terlonjak kaget.

"Kami hanya ingin yang terbaik untukmu, Taehyung." ucap ny.Kim pelan.

"Terbaik ya? Ya aku tahu! Tapi yang merasakan, yang menjalaninya itu aku! Kalian tidak tahu betapa menderitanya aku selama hidupku ini!"

Ny.Kim tersentak mendengar pengakuan Taehyung, jadi apa selama ini Taehyung tidak bahagia? Taehyung menderita?

"Taehyung apa maksudmu? Kami sudah memberikan semuanya untukmu. Apa yang membuatmu tidak bahagia, menderita?"

Mata Taehyung mulai memerah, dan detik  berikutnya setetes cairan bening keluar dari pelupuk matanya.

Taehyung mengusap kasar air matanya.

"Saㅡsayang? Kau menangis?" ny.Kim tampak panik.

"Semua?" Taehyung terkekeh. "Apa kalian pernah memberikanku kasih sayang? Apa kalian selalu ada di sampingku saat aku membutuhkan kalian? Membutuhkan seseorang untuk tempatku bersandar dan berbagi cerita?"

"Uang tidak menjamin kebahagian, untuk apa punya banyak uang dan berkelimpahan harta jika tidak bahagia?"

"Kalian ingat? Sejak aku kecil kalian tidak pernah mengurusku, kalian selalu pergi, meninggalkanku bersama baby sister!"

Ny.Kim bungkam. Semuanya benar apa adanya. Apa yang di ucapkan Taehyung, semuanya itu benar.

Ny.Kim dan tn.Kim selalu sibuk, sampai-sampai melupakan adanya keberadaan Taehyung, dan juga dengan seenaknya mengatur-ngatur hidup Taehyung.

"Dan saat aku sudah menemukan kebahagianku, kalian malah merusaknya!"

Nafas Taehyung sedikit mengebu, ia tidak perduli lagi dengan orang yang di hadapannya ini, ny.Kim.

Yang terpenting bagi Taehyung adalah ia sedikit lega, karna ia sudah mengeluarkan uneg-uneg yang sudah lama ia pendam.

"Kalian terlalu egois! Kalian selalu mementingkan diri kalian tanpa memikirkan bagaimana aku!"

"Taehyung!"

"Sudahlah eomma! Percuma." ucap Taehyung yang sudah mulai malas berdebat dengan ny.Kim.

"Taehyung! Kau mau kemana!" panggil ny.Kim saat Taehyung beranjak pergi.

Taehyung memasuki mobilnya tanpa mengubris ny.Kim yang terus memanggilnya.

Dalam beberapa detik mobil Taehyung melaju dengan kecepatan penuh meninggalkan halaman rumahnya.

Taehyung terus mengendarai mobilnya tanpa arah tujuan dengan kecepatan penuh, sesekali ia memukul stirnya, kemudian mengacak rambutnya frustasi.

"ARGHH!" erang Taehyung kesal.

Kenapa hidupku seperti ini?

Kenapa hanya satu orang yang bisa mengerti aku?!

Kau Irene, hanya kau yang bisa mengerti aku.

Tuhan bahkan tidak bisa mengerti aku...

Dan kenapa juga hanya kau yang bisa memberiku kebahagian?

Kau adalah definisi dari bahagiaku. Kau mengubah segalanya.

Apa kau ingat  saat kita bertemu? Karna pertemuan itu aku bisa mengenalmu dan kemudian jatuh hati padamu, dan ingin menikahimu...

Tapi kenapa takdir tidak berpihak pada kita? Kenapa kau harus pergi secepat itu meninggalkanku?

Irene, aku sangat merindukanmu.

Bagaimana kabarmu sekarang disana?

Perasaanku masih sama dan tidak berubah.

Aku mencintaimu...

Tolong kembalilah....

Gumam Taehyung, seraya melihat foto yang terdapat wajah cantik Irene yang berada di dalam bingkai kecil itu.

Taehyung tersenyum sendu, rasanya masih tidak percaya bahwa Irene sudah tiada.

Tanpa Taehyung sadari di depannya ada sebuah truk yang melaju dengan kecepatan penuh.

Kejadian itu sangat cepat, mobil Taehyung terseret beberapa meter, dan menabrak tiang listrik yang tidak jauh dari situ.

Selang beberapa menit berikutnya, mobil itu meledak.

TBC

Agak kasian gimana gitu sama Taehyung:')

.

Maaf ya kalo part ini agak pendek:(

Yang pentingkan ku update hehe.^^

Ku usahakan bakal double update, doain aja semoga aku nggak sibuk-sibuk amat ya, biar bisa fast ngetik.

...

Hope🙏 Give me Vote and Comment.

Thankyou and Seeyou💜

I'm Sorry ; Kim Taehyung ✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang